

Aku Bukan Pengkhianat
Oleh: Ustadz Agus Hendra, Kepala Sekretariat Darul Hikmah Pasbar
*Di atas tanah kering kerontang yang retak dan gersang
*Kalian duduk manis di kursi emas yang berkilau
*Sumpah setia yang dulu kau ucapkan dengan lantang
*Kini menguap kosong menjadi dusta yang memukau
*Kami menuntut hak yang kau rampas tersembunyi
*Namun kau tuduh kami perusak kedamaian
*Kau sebut suara kami riuh pemecah negeri
*Saat kau sendiri yang menjual murah masa depan
*Siapakah sebenarnya yang menikam dari belakang?
*Rakyat yang lapar atau kalian yang kekenyangan?
*Kau tukar kedaulatan dengan pundi-pundi uang
*Lalu mencuci tangan di atas penderitaan para gelandangan
*Aku berdiri di sini, berteriak atas nama cinta
*Menolak diam melihat Ibu Pertiwi tercabik cabik karena kau nistakan
*Jangan kau balik logika murah yang telah buta
*Menuduh pembela tanah air sebagai ancaman
*Aku bukan pengkhianat yang merobek bendera
*Akulah jiwa yang muak pada topeng kekuasaan yang durjana
*Kalianlah musuh dalam selimut negara
*Yang membusuk di balik kemewahan istana