

Semangat dalam membersamai Al-Qur’an tidak hanya ditunjukkan oleh santri yang tinggal di asrama. Hal tersebut dibuktikan oleh Muhammad Syamil Assiddiqi, santri Program Full Day SMA IT Darul Hikmah Pasaman Barat, yang berhasil menyelesaikan kompre Al-Qur’an Juz 30.
Sebagai santri program Full Day yang tidak menetap di asrama, Syamil tetap menunjukkan komitmen dan kesungguhannya dalam menghafal serta menjaga hafalan Al-Qur’an. Pencapaian ini menjadi bukti bahwa keterbatasan waktu dan aktivitas di luar sekolah bukanlah penghalang untuk terus dekat dengan Al-Qur’an.
Muhammad Syamil Assiddiqi lahir di Simpang Empat pada 28 September 2010 dan berdomisili di Simpang Empat, Koto Dalam Indah. Di sela-sela aktivitasnya, Syamil memiliki hobi gaming dan volleyball. Ia juga memiliki cita-cita menjadi seorang pengusaha.
Pencapaian kompre Juz 30 ini tentu menjadi langkah berharga dalam perjalanan Syamil bersama Al-Qur’an. Semoga hafalan yang telah diselesaikan tidak hanya menjadi capaian, tetapi juga terus dijaga, diamalkan, dan menjadi bagian dari karakter dalam kehidupan sehari-hari.
Barakallahu fiik, Muhammad Syamil Assiddiqi!
Semoga Allah senantiasa memberikan kemudahan dalam menjaga hafalan, menumbuhkan kecintaan kepada Al-Qur’an, serta mengantarkan Syamil menjadi generasi Qur’ani, berilmu, berakhlak mulia, dan sukses meraih cita-cita.
( Humas SMA IT Darul Hikmah ).