Ketua Yayasan Darul Hikmah Pasbar Buka Secara Resmi Mukhoyam Guru Al-Qur’an Ponpes DH

Pasaman Barat — Ketua Yayasan Darul Hikmah, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, dr. Elfizon Amir, Sp.PD, FINASIM, M.KM, secara resmi membuka kegiatan Mukhoyam Guru Al-Qur’an yang diselenggarakan oleh Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Hikmah, Kamis (1/1/2026) Pagi.

Kegiatan yang mengusung tema “Bahagia Bersama Al-Qur’an, Lahirkan Generasi Qurani” ini berlangsung selama Tiga hari, dimulai tanggal 1–3 Januari 2026, berpusat di Masjid Hashoh Umar Al-Atiq, SMP IT Darul Hikmah.

Acara pembukaan dihadiri oleh seluruh pimpinan unit serta guru dan pegawai dari berbagai lembaga di bawah naungan Yayasan Darul Hikmah, meliputi SD IT, SMP IT, SMA IT, Ponpes Darul Hikmah, serta seluruh tenaga kependidikan dan pegawai yayasan.

Ketua Panitia Mukhoyam Guru Al-Qur’an, Ustaz Mirza, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan dalam kondisi yang aman. Ia menyinggung situasi Indonesia yang kerap dilanda bencana alam, termasuk di wilayah Sumatera Barat.

“Banyak musibah dan bencana yang terjadi di Indonesia dan Sumatera Barat. Namun Alhamdulillah, kondisi kita saat ini aman dan jauh dari bencana. Ini patut kita syukuri,” ujarnya.

Ustaz Mirza juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras menyiapkan acara, termasuk dalam upaya menggalang donasi dan dukungan dari para donatur. Ia turut mengapresiasi kedisiplinan peserta yang hadir tepat waktu

Panitia, lanjutnya, berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat diikuti dengan sungguh-sungguh, disiplin, dan penuh tanggung jawab, termasuk menjalankan jadwal yang telah disusun mulai dari bangun tidur hingga kembali beristirahat.

Sementara itu, Ketua Yayasan Darul Hikmah, dr. Elfizon Amir menekankan pentingnya menjadikan Al-Qur’an bukan hanya sekadar bacaan dan hafalan, tetapi juga pedoman hidup dalam membentuk karakter generasi dan pendidiknya sendiri.

“Tahfizh adalah salah satu program unggulan kita. Al-Qur’an bukan hanya soal irama dan lantunan, tetapi bagaimana ia benar-benar menjadi pedoman hidup. Iman itu bukan hanya yakin, tapi meyakini dan memahami prinsip akidah, lalu mengaplikasikannya dalam kehidupan,” tegasnya.

Ia juga menyinggung teladan Rasulullah SAW tentang pentingnya barisan yang rapi, bersih, dan teratur sebagai simbol kekuatan umat.

“Jamaah yang rapi akan menang. Barisan Rasulullah itu rapi. Kita berusaha agar kehidupan kita bersih, dan karakter itu bisa dibentuk dari Al-Qur’an, ayat demi ayat,” tambahnya.

Di akhir sambutannya, ia memberikan motivasi sekaligus doa bagi seluruh peserta.

“Selamat mengikuti Mukhoyam Al-Qur’an. Semoga agenda ini berjalan dengan baik dan memberi manfaat besar dalam meningkatkan kualitas bacaan dan pembentukan karakter guru Al-Qur’an di lingkungan Darul Hikmah,” tutupnya.

Panitia juga menyampaikan bahwa kegiatan Mukhoyam akan dilanjutkan secara berkala setiap pekannya, termasuk menyediakan sesi perbaikan tahsin dan tahfizh untuk mendukung lahirnya santri dan pengajar Al-Qur’an yang berkualitas.(Humas Darul Hikmah).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Informasi Terkait

Yayasan Darul Hikmah Pasaman Barat hadir sebagai ruang tumbuhnya generasi berkarakter kuat, berakhlak mulia, dan siap menghadapi dunia yang makin kompetitif.

Ikuti Sosial Media Darul Hikmah