

Padang – Musyawarah Wilayah (Muswil) Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Provinsi Sumatera Barat yang berlangsung selama dua hari, 15–16 November 2025 di Hotel Rocky Padang, resmi menetapkan jajaran Pimpinan Wilayah JSIT Sumbar periode 2025–2029. Forum yang berjalan lancar dan penuh partisipasi tersebut memilih M. Habibi Adi Cipto, SE, ME sebagai Ketua Umum.
Struktur kepengurusan yang terbentuk pada Muswil ke-6 ini mencakup:
Ketua Dewan Pengawas: Muhajir, SH, MM
Ketua Umum: M. Habibi Adi Cipto, SE, ME
Sekretaris: Nanang Kosim
Bendahara: Dewi Hartati
Selain itu, kepengurusan juga diperkuat oleh empat bidang:
Bidang Standar Mutu Sekolah Islam Terpadu: Rahma Maulida
Bidang Pembinaan Karakter Guru dan Siswa (PKGS): Marjoni
Bidang Pengembangan Prestasi Guru dan Siswa (PPGS): Elya Devita
Bidang Pembinaan Orang Tua, Sosial, Kemanusiaan, dan Kemitraan: Syafriyon
Seluruh pengurus yang terpilih langsung dilantik pada penutupan Muswil oleh Ketua Umum JSIT Indonesia, Ahmad Fikri, MPd.
Muswil JSIT Sumbar ke-6 secara resmi ditutup pada Minggu siang oleh Gubernur Sumatera Barat, H. Mahyeldi. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya penguatan mutu pendidikan di jaringan Sekolah Islam Terpadu yang kini sudah berkembang luas di daerah tersebut.
Ia berharap setiap kecamatan minimal memiliki satu Sekolah Islam Terpadu untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan pendidikan yang memadukan keislaman, kecerdasan, dan karakter. Menurutnya, perkembangan SIT sangat sesuai dengan filosofi ABS-SBK yang menjadi identitas budaya Minangkabau.
Ketua Dewan Pengawas JSIT Sumbar, Muhajir, SH, MM, yang juga sekaligus Ketua Dewan Pembina Yayasan Darul Hikmah Pasaman Barat, bersama Ketua Pelaksana Muswil, Riki Yarman, S.Pd.I, menyampaikan bahwa kegiatan ini dihadiri sekitar 500 peserta yang berasal dari unsur yayasan pengelola SIT, kepala sekolah, guru, serta para praktisi pendidikan. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan sukses dan sesuai agenda.
Muswil ke-6 ini turut dirangkaikan dengan ajang silaturahmi para pengelola SIT serta Seminar Nasional bertajuk “Membangun Ekosistem Pendidikan Islam Modern Menuju Generasi Berkarakter, Cerdas, dan Berbudaya.” Seminar tersebut mengulas peran strategis SIT sebagai lembaga pendidikan Islam modern yang mempersiapkan generasi muda berkarakter kuat, seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap sekolah Islam terpadu di berbagai daerah di Indonesia.